Thursday, December 02, 2010

Semangat Merah... Maju TIMNAS!!!

Akhirnya, kesampean juga buat nonton langsung TIMNAS berlaga di GBK....
Untungnya juga pas event gede kayak AFF, buat yang gak tau AFF itu apa, AFF tu kalo dulunya tu suka disebut Piala Tiger. Berhubung sponsornya ganti, jadi ajah namanya juga ganti, AFF Suzuki Cup 2010.

Tahun ini yang kebagian jadi "host" atawa tuan rumahnya Indonesia dan Vietnam. Rejeki ni, tahun ini bisa ntn, kalo nggak kapan lagi coba?? Nunggu Indonesia jadi Tuan Rumah World Cup 2020, mimpi kali ya..

Sebenernya alasan utama nonton pertandingan ini apalagi kalau bukan karena Tim Lawan-nya Malaysia, Ihhhh dengernya ajah udah sebel. Tapi momennya pas banget sama bergabungnya Irfan Bachdim sama Timnas. Huah, senangnya.... Istilahnya mah Sekali ngedayung 2 ampe 3 pulau terlewati deh. Irfan Bachdim, pahlawan baru Timnas Indonesia.


Tapi biar AFDHOL nontonnya ternyata begitu nyampe di GBK ternyata banyak hal yang mesti kita lakuin, diantaranya :

Yang Pertama, jangan lupa beli atribut Timnas, setidaknya dari rumah dah pake baju warna merah (Itu identitas dari TIMNAS kita!!). Ada tips ini, kalo mau beli atribut mending belinya di daerah luar kawasan Stadion, makin ke dalem harganya makin susah ditawar.

Yang Kedua, sebelum masuk ke dalem stadion bakal ada pemeriksaan oleh Security. Jadi, pastiin kita nggak bawa benda tajam, korek api, sama air minum berbotol. Yang bawa botol air, merugilah Anda yang bawa minuman bersoda soalnya ntar tu isi dari botol bakal dikeluarin dari botol trus bakal dipindahin ke kantong plastik bening. Baru tau ada yang kayak beginian, tu Security GBK serasa kayak tukang jualan minuman di sekolahan aja. Hahaha.. Selamat Bertugas,Pak!!

Yang ketiga, buat yang muslim apalagi cewek pastiin bawa mukena (gak ada musholla di sana) dan pastiin dah wudhu dari luar GBK, soalnya kalo dah di dalem stadion kamar mandi cewe ma cowo digabung jadi satu. Jadi gak kebayang deh.

Yang keempat, kalo mau dapet tempat duduk yang PeWe pastiin dateng sebelum pertandingan yang kita incer dimulai minimal 1 jam sebelumnya deh. Kalo kayak pertandingan kemaren(INA vs MAS) kan sebelumnya ada THAI vs LAOS, jadi lebih cepet aja datengnya, soalnya suka ada yang dah mulai berdatangan pas pertandingan pertama. Enaknya dateng cepet itu kita bisa survei2 tempat duduk, kalo di atas gak enak bisa nyoba tengah, kalo nggak enak juga pindah ke bawah, kalo gak enak lagi Mending beli tiket VVIP gih, ato sekalian aja nonton di rumah.

Yang kelima, pastiin suara kita dalam Top Perform. Biar bisa teriak2, ini dia serunya nonton langsung. Rugi kalo dah nyampe stadion gak bisa teriak-teriak, apalagi yang niatnya emang pengen nyemangatin Idola kita. Bachdim......... Okto....
Abis nonton pertandingan hari ini, idola saya di Timnas bertambah, siapa lagi kalau bukan Okto. Gila ini orang larinya gak berenti-berenti, kecil2 cabe rawit. Kalo kata orang yang berdiri di deket saya sih Okto tu
"Messi-nya Papua". Memang julukan yang tepet untuk performanya kemarin malam.

Yang keenam, pastiin kita udah apal nama2 pemain Timnas kita. Jangan kayak gw apalnya cuma Bachdim, Gonzales, Okto, Markus, Utina, sama BP doang. Jadi ajah sepanjang pertandingan komentar cuma bisa nyebutin no punggung doang, "Itu gimana sih mainnya si no 23!!!", "Ayo, no. 14 oper ke Bachdim!!! Oper!!" Hadooh... memalukan. Kapan-kapan sebelum nonton googling dulu deh skuad Timnas. Kalo nggak ada Tips-nya, pastiin kalo temen sebelah Anda kenal bener sama skuad Timnas, sayangnya kemaren sebelahan ama Pauzi, dia sama aja kayak gw kagak tau semuanya. Mono misah lagi duduknya.

Yang ketujuh, gerak refleks dibutuhkan dengan cepet. Saat penonton di depan mulai pada berdiri kita jangan lupa ikutan berdiri, kan gak asik tu kalo nonton ketutupan ama orang di depan. Apalagi pas lagi ada yang nge-gol-in. Seperti yang saya alami kemarin. Hiks. Untungnya Indonesia menang. Hidup Bachdim!!!!!!!


Yang delapan, jangan lupa abadikan diri kita selama di dalem stadion. Jarang-jarang kali kita bisa masuk ke dalem kalo nggak ada event gede.

Sebenernya masih banyak si kudu kita persiapin, tapi Over-all udah semua si.

Oiya, ada sedikit jepretan kemaren malem di GBK. Blum bagus hasil jepetannya, maklum masih amatiran.




Mudah2an Tim Indonesia bisa melaju terus ke babak selanjutnya, bakalan nonton deh kalo lolos ke Final. Kalau ada rejeki mah, kalo lolos Semifinal juga nonton deh!!! Amin, Ya Allah!!


Tuesday, November 30, 2010

Berteduh....

Sabtu yang mendung.... Tiba di Jakarta di sambut mendung lalu hujan badai...

Berteduhlah kami di JCC, eh pas banget ada ICRA (isinya barang kerajinan khas Indonesia)

Isinya banyak stand2 kerajinan, barang yang pertama di dapet pastinya accesorries, apalagi kalo bukan gelang. Mampir di stand-nya LOMBOK dapet gelang kulit kerang. Bagus deh. Dah bosen keliling di luar Hall berarti sekarang saatnya "Thawaf" ngelilingin Exhibition Hall A. Mulai dari mana ya??? yang pasti dari ujung pojokan (dah jadi kebiasaan kalo keliling pasti mulainya dari ujung biar semua bisa terjelajah, walaupun ada beberapa orang yang nganggep itu ANEH, tapi biarlah..)

Di dalem Hall-nya ya stand-stand kayak pameran pada umumnya, semuanya didominasi sama stand kain, kain batik, apalagi coba kalo bukan produk andalan kita ini.

Di antara kesekian banyak stand di Hall ini, ada 1 stand yang mencuri perhatian banyak pengunjung. Aduh lupa lagi apa namanya, yang pasti isinya barang imut2, kayak gambar di samping... Aduh Anggreknya bagus ya, walau dalam ukuran mini, tapi harganya liat dong 600ribu (ngalah2in harga anggrek yang beneran).
Ada lagi ni yang bagus...




Pokoknya masuk ke pameran ini, makin bikin kita bangga jadi Orang Indonesia...

Friday, October 29, 2010

Clipping (Episode 2 - End) - Clipping Polygon


Annyeonghaseyo!!!! Apa kabar ni??? Wah, udah pada semangat aja ni mau ngelanjutin yang kemaren ya... Ayooo SEMANGAT PAGI!!!

Nah, sekarang berarti saatnya kita kenalan sama yang namanya Clipping Polygon. Sebelum kenal lebih jauh sama yang namanya Clipping Polygon, ada baiknya kalau kita kenalan dulu sama yang namanya Polygon. Polygon adalah gabungan ruas garis dari bagian yang bertemu hanya di titik akhir sehingga sebesar dua ruas garis bertemu di satu titik, dan tiap ruas garis bertemu tepat dua ruas garis lainnya. Polygon sendiri terdiri dari dua aspek berikut, yaitu Vertex(Titik) dan Edge(Garis).

Jika kita melihat contoh gambar di bawah, maka ada bagian dari poligon yang tidak akan ditampilkan pada layar komputer, karena bagian tersebut berada di luar clipping window yang telah tersedia. Untuk mengetahui bagian mana saja yang dapat kita gambarkan pada viewport kita, maka kita dapat menggunakan Algoritma Sutherland-Hodgman Clipping Polygon.

Untuk memulai Algoritma Sutherland-Hodgman Clipping Polygon, kita harus dapat menentukan intersection dari tiap-tiap edge. Intersection sendiri adalah letak titik potong dari setiap edge yang bersinggungan dengan batas maksimum atau batas minimum. Untuk mengetahui intersection dari masing-masing edge, maka kita perlu mengetahui rumusan berikut :

a. Titik potong pada viewport kiri (IX,IY)

b. Titik potong pada viewport kanan (IX,IY)

c. Titik potong pada viewport bawah (IX,IY)

d. Titik potong pada viewport atas (IX,IY)

Pada Algoritma Sutherland-Hodgman Clipping Polygon juga terdapat 4 kondisi yang harus kita perhatikan :

1. Out In, Vertex baru yang dihasilkan {Vertex perpotongan, Vertex dalam}

2. In → In, Vertex baru yang dihasilkan {Vertex tujuan}

3. In → Out, Vertex baru yang dihasilkan {Vertex perpotongan }

4. Out →Out, Vertex baru yang dihasilkan { }

Berikut ini adalah contoh kasus pemecahan masalah dengan menggunakan Algoritma Sutherland-Hodgman Clipping Polygon.


A. Left Clipper

1. Mencari Titik Potong pada garis AB (3,13)(30,3)(Karena berada pada kondisi out in, maka akan dihasilkan Vertex baru)

2. Mencari Titik Potong pada garis BC (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

3. Mencari Titik Potong pada garis CD (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

4. Mencari Titik Potong pada garis DE (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

5. Mencari Titik Potong pada garis EA (12,38)(3,13)(Karena berada pada kondisi in out, maka akan dihasilkan Vertex baru)


B. Right Clipper

1. Mencari Titik Potong pada garis A’B (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

2. Mencari Titik Potong pada garis BC (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

3. Mencari Titik Potong pada garis CD (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

4. Mencari Titik Potong pada garis DE (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

5. Mencari Titik Potong pada garis EE’ (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

6. Mencari Titik Potong pada garis E’A (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)


C. Bottom Clipper

1. Mencari Titik Potong pada garis A’B (5,12.26)(30,3)(Karena berada pada kondisi in out, maka akan dihasilkan Vertex baru)

2. Mencari Titik Potong pada garis BC (30,3)(31,40)(Karena berada pada kondisi out in, maka akan dihasilkan Vertex baru)

3. Mencari Titik Potong pada garis CD (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

4. Mencari Titik Potong pada garis DE (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

5. Mencari Titik Potong pada garis EE’ (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

6. Mencari Titik Potong pada garis E’A’ (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)


D. Top Clipper

1. Mencari Titik Potong pada garis A’A’’(Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

2. Mencari Titik Potong pada garis A’’B’ (Karena berada pada kondisi in in, maka tidak akan dihasilkan Vertex baru)

3. Mencari Titik Potong pada garis B’C (30.05 , 5)(31,40)(Karena berada pada kondisi in out, maka akan dihasilkan Vertex baru)

4. Mencari Titik Potong pada garis CD(31,40)(20,30)(Karena berada pada kondisi out in, maka akan dihasilkan Vertex baru)

5. Mencari Titik Potong pada garis DE(20,30)(12,38)(Karena berada pada kondisi in out, maka akan dihasilkan Vertex baru)

6. Mencari Titik Potong pada garis EE’(12,38)(5,19.1)(Karena berada pada kondisi out in, maka akan dihasilkan Vertex baru)


Dari proses perhitungan dengan menggunakan Algoritma Sutherland-Hodgman Clipping Polygon. Akan diperoleh Poligon baru yang telah melalui proses Clipping, berikut adalah Vertex-Vertex baru yang akan membentuk Poligon hasil clipping :

· Vertex A’(5,12.26)

· Vertex A’’(24.6,5)

· Vertex B’(30.05,5)

· Vertex B’’(30.8,35)

· Vertex C’(25.5,35)

· Vertex D’(15,35)

· Vertex E’’(10.9,35)

· Vertex E’(5,19.1)


Nah, karena perbincangan kita tentang Clipping telah usai, dan kayaknya udah kenal banget ni sama yang namanya Clipping, itu artinya saatnya bagi kita untuk berpisah...

Eits, tapi jangan bersedih kawan, karena Anis bakal kembali lagi dengan topik-topik yang nggak kalah menarik lainnya. Soalnya kalau dipikir-pikir nge-blog kayak gini bisa jadi salah satu cara belajar yang Efektif. Selain mengulang kita juga bisa nyari referensi yang lain biar gak asal posting...

Moga-moga bermanfaat KAWAN!!!

Annyeong!!!! @_@